- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Mengenal Para Sahabatكِتَابُ مَعْرِفَةِ الصَّحَابَةِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
- Bab
- Ini adalah hadis-hadis yang ditinggalkannya dalam imla' (pendiktean)هَذِهِ أَحَادِيثُ تَرَكَهَا فِي الْإِمْلَاءِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Ishaq, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ahmad bin An-Nadhr, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Khidasy, telah menceritakan kepada kami Shalih Al-Murri, dari Sulaiman At-Taimi, dari Abu 'Utsman An-Nahdi, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ pada hari (Perang) Uhud memandang Hamzah yang telah terbunuh dan dicincang. Beliau melihat suatu pemandangan yang belum pernah beliau lihat sama sekali yang lebih menyakitkan hatinya dan lebih menggetarkan daripada itu. Beliau bersabda, "Semoga rahmat Allah atasmu. Sungguh engkau adalah orang yang senantiasa menyambung tali kekerabatan dan banyak melakukan kebaikan. Seandainya bukan karena kesedihan (orang-orang) sepeninggalmu atasmu, sungguh aku senang membiarkanmu hingga engkau datang (pada hari kiamat) dari berbagai mulut (binatang buas)." Kemudian beliau bersumpah sambil berdiri di tempatnya, "Demi Allah, sungguh aku akan mencincang tujuh puluh orang dari mereka sebagai balasan untukmu." Maka turunlah Al-Qur'an ketika beliau masih berdiri di tempatnya dan belum beranjak: {وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ} "Dan jika kalian membalas, maka balaslah dengan (balasan) yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepada kalian. Tetapi jika kalian bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar" hingga akhir surah. Maka Rasulullah ﷺ membayar kafarat sumpahnya dan menahan diri dari apa yang hendak beliau lakukan.