- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Mengenal Para Sahabatكِتَابُ مَعْرِفَةِ الصَّحَابَةِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
- Bab
- Penyebutan keutamaan-keutamaan Muhammad bin Thalhah bin 'Ubaidillah As-Sajjad (yang banyak sujud) radhiyallahu 'anhumaذِكْرُ مَنَاقِبِ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ السَّجَّادِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
Teks Arab
Terjemah
Telah mengabarkan kepadaku Al-Hasan bin Ya'qub Al-'Adl, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abi Thalib, telah menceritakan kepada kami Basysyar bin Musa, telah menceritakan kepada kami Al-Hathibi, dari ayahnya, dari kakeknya, Muhammad bin Hathib, ia berkata: Ketika kami selesai dari Perang Jamal, Ali, Al-Husain (demikian dalam naskah) bin Ali, 'Ammar bin Yasir, Sha'sha'ah bin Shuhan, Al-Asytar, dan Muhammad bin Abu Bakr berdiri berkeliling di antara orang-orang yang terbunuh. Lalu Al-Hasan bin Ali melihat seorang yang terbunuh tertelungkup di atas wajahnya, maka ia membalikkannya hingga terlentang, lalu berkata, "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Demi Allah, ini adalah anak burung (pemuda) Quraisy." Ayahnya bertanya kepadanya, "Siapa dia, wahai anakku?" Ia menjawab, "Muhammad bin Thalhah." Ali berkata, "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Sesungguhnya, sepanjang yang aku ketahui, ia adalah seorang pemuda yang saleh." Kemudian ia duduk dalam keadaan murung dan sedih.