Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 6057

No. 6057 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Mengenal Para Sahabatكِتَابُ مَعْرِفَةِ الصَّحَابَةِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
Bab
Penyebutan keutamaan-keutamaan Hassan bin Tsabit Al-Anshari radhiyallahu 'anhu yang tetap (shahih) dari Rasulullah ﷺ dan dari jamaah kaum muslimin dalam syair celaan terhadap kesyirikan dan kaum musyrikinذِكْرُ مَنَاقِبِ حَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ الثَّابِتِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ وَجَمَاعَةِ الْمُسْلِمِينَ فِي هِجَاءِ الشِّرْكِ وَالْمُشْرِكِينَ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى إِمْلَاءً ثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ السَّرَّاجُ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفٍ الْحَدَّادِيُّ حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الرَّازِيُّ حَدَّثَنِي سَلَمَةُ ثَنَا سَلَمَةُ بْنُ الْفَضْلِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ عَاشَ جِدُّنَا حَرَامٌ أَبُو الْمُنْذِرِ عِشْرِينَ وَمِائَةَ سَنَةٍ وَعَاشَ ابْنُهُ الْمُنْذِرُ عِشْرِينَ وَمِائَةَ سَنَةٍ وَعَاشَ ابْنُهُ ثَابِتٌ عِشْرِينَ وَمِائَةَ سَنَةٍ وَعَاشَ ابْنُهُ حَسَّانُ بْنُ ثَابِتٍ عِشْرِينَ وَمِائَةَ سَنَةٍ وَلَمَّا احْتُضِرَ حَسَّانُ أَجَّجَ نَارًا وَجَمَعَ عَشِيرَتَهُ ثُمَّ أَنْشَأَ يَقُولُ وَإِنِ امْرُؤٌ أَمْسَى وَأَصْبَحَ سَالِمًا مِنَ النَّاسِ إِلَّا مَا جَنَى لَسَعِيدُ قَالَ ثُمَّ عَاشَ بَعْدَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ نَيِّفًا وَثَمَانِينَ سَنَةً فَلَمَّا حَضَرَتْهُ الْوَفَاةُ أَجَّجَ نَارًا وَجَمَعَ عَشِيرَتَهُ ثُمَّ أَنْشَأَ يَقُولُ وَإِنِ امْرُؤٌ نَالَ الْغِنَى ثُمَّ لَمْ يَنَلْ صَدِيقًا لَهُ مِنْ فَضْلِهِ لَكَفُورُ ثُمَّ عَاشَ بَعْدَهُ سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ نَيِّفًا وَثَمَانِينَ سَنَةً فَلَمَّا حَضَرَتْهُ الْوَفَاةُ قَالَ وَإِنِ امْرُؤٌ دُنْيَاهُ يَطْلُبُ رَاغِبًا لِمُسْتَمْسِكٍ مِنْهَا بِحَبْلِ غُرُورِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq Ibrahim bin Muhammad bin Yahya secara imla', telah menceritakan kepada kami Abu Al-'Abbas As-Sarraj, telah menceritakan kepadaku Abu Bakr Muhammad bin Khalaf Al-Haddadi, telah menceritakan kepadaku Ishaq bin Ibrahim Ar-Razi, telah menceritakan kepadaku Salamah, telah menceritakan kepada kami Salamah bin Al-Fadhl, dari Muhammad bin Ishaq, telah menceritakan kepadaku Sa'id bin Abdurrahman bin Hassan bin Tsabit, ia berkata: Kakek kami, Haram Abu Al-Mundzir, hidup selama seratus dua puluh tahun; putranya, Al-Mundzir, hidup selama seratus dua puluh tahun; putranya, Tsabit, hidup selama seratus dua puluh tahun; dan putranya, Hassan bin Tsabit, hidup selama seratus dua puluh tahun. Ketika Hassan menjelang wafat, ia menyalakan api dan mengumpulkan kerabatnya, kemudian bersyair: "Sesungguhnya seseorang yang melewati sore dan paginya dalam keadaan selamat dari (gangguan) manusia, kecuali (akibat) perbuatannya sendiri, sungguh ia orang yang berbahagia." Ia berkata: Kemudian Abdurrahman bin Hassan bin Tsabit hidup setelahnya delapan puluh tahun lebih. Ketika ia menjelang wafat, ia menyalakan api dan mengumpulkan kerabatnya, kemudian bersyair: "Sesungguhnya seseorang yang memperoleh kekayaan kemudian sahabatnya tidak mendapatkan bagian dari kelebihannya, sungguh ia orang yang kufur (tidak bersyukur)." Kemudian Sa'id bin Abdurrahman bin Hassan bin Tsabit hidup setelahnya delapan puluh tahun lebih. Ketika ia menjelang wafat, ia bersyair: "Sesungguhnya seseorang yang mengejar dunianya dengan penuh hasrat, sungguh ia berpegang pada tali tipu daya."