- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Mengenal Para Sahabatكِتَابُ مَعْرِفَةِ الصَّحَابَةِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
- Bab
- Penyebutan keutamaan-keutamaan 'Abdullah bin Hawalah Al-Azdi; Al-Waqidi berkata · Penyebutan keutamaan-keutamaan Huwaithib bin 'Abdul 'Uzza Al-'Amiri radhiyallahu 'anhuذِكْرُ مَنَاقِبِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَوَالَةَ الْأَزْدِيِّ قَالَ الْوَاقِدِيُّ · ذِكْرُ مَنَاقِبِ حُوَيْطِبِ بْنِ عَبْدِ الْعُزَّى الْعَامِرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr Muhammad bin Ahmad bin Balawaih, telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Ishaq Al-Harbi, telah menceritakan kepada kami Mush'ab bin Abdullah Az-Zubairi, ia berkata: Huwaithib bin 'Abdul 'Uzza Al-'Amiri radhiyallahu 'anhu bin Abi Qais bin 'Abdu Wadd bin Nashr bin Malik bin Hisl, termasuk orang-orang yang masuk Islam pada saat Fathu Makkah. Ia wafat di akhir masa pemerintahan Mu'awiyah dalam usia seratus dua puluh tahun. Ibunya —yang juga ibu Ummu Habibah dan ibu saudaranya, Ruhm bin 'Abdul 'Uzza— adalah Zainab binti 'Alqamah bin Ghazwan bin Yarbu' bin Munqidz bin 'Amr bin Mahish. Huwaithib menjual sebuah rumah di Madinah kepada Mu'awiyah seharga empat puluh ribu dinar, sehingga orang-orang terheran-heran karenanya. Maka ia berkata, "Apalah arti empat puluh ribu dinar bagi seseorang yang memiliki empat orang tanggungan?"