Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 7220

No. 7220 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Minumanكِتَابُ الْأَشْرِبَةِ
Bab
—

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ الْحَافِظُ ثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ ثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ ثَنَا سُفْيَانُ وَحَدَّثَنَا أَبُو زَكَرِيَّا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدٍ الْعَنْبَرِيُّ ثَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْبُوشَنْجِيُّ ثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ ثَنَا وَكِيعٌ ثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ دَعَانَا رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ قَبْلَ أَنْ تُحَرَّمَ الْخَمْرُ فَتَقَدَّمَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ وَصَلَّى بِهِمُ الْمَغْرِبَ فَقَرَأَ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ فَالْتَبَسَ عَلَيْهِ فِيهَا فَنَزَلَتْ {لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى} هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الْإِسْنَادِ وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ وَقَدِ اخْتُلِفَ فِيهِ عَلَى عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ مِنْ ثَلَاثَةِ أَوْجُهٍ هَذَا أَوَّلُهَا وَأَصَحُّهَا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu Abdillah Muhammad bin Ya'qub Al-Hafizh, telah menceritakan kepada kami Ali bin Al-Hasan, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al-Walid, telah menceritakan kepada kami Sufyan. (Tahwil) Dan telah menceritakan kepada kami Abu Zakariya Yahya bin Muhammad Al-'Anbari, telah menceritakan kepada kami Abu Abdillah Al-Busyanji, telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal, telah menceritakan kepada kami Waki', telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari 'Atha' bin As-Sa'ib, dari Abu Abdirrahman As-Sulami, dari Ali radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Seorang laki-laki dari kaum Anshar mengundang kami sebelum khamar diharamkan. Lalu Abdurrahman bin 'Auf maju dan mengimami mereka salat Magrib. Ia membaca (surah) Qul ya ayyuhal kafirun, lalu bacaannya menjadi kacau. Maka turunlah (ayat): {لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى} "Janganlah kalian mendekati salat sedangkan kalian dalam keadaan mabuk." Hadis ini sahih sanadnya dan keduanya tidak mengeluarkannya. Riwayat ini diperselisihkan atas 'Atha' bin As-Sa'ib dalam tiga bentuk, dan inilah yang pertama dan yang paling sahih.