Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 822

No. 822 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Shalatأَوَّلُ كِتَابِ الصَّلَاةِ
Bab
Bab 6: Mengucapkan aminبَابُ التَّأْمِينِ

Teks Arab

فَحَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ ثنا الْعَلَاءُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْعَطَّارُ ثنا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَنَسٍ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَبَّرَ فَحَاذَى بِإِبْهَامَيْهِ أُذُنَيْهِ ثُمَّ رَكَعَ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ مَفْصِلٍ مِنْهُ وَانْحَطَّ بِالتَّكْبِيرِ حَتَّى سَبَقَتْ رُكْبَتَاهُ يَدَيْهِ هَذَا إِسْنَادٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ وَلَا أَعْرِفُ لَهُ عِلَّةً وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ وَأَمَّا حَدِيثُ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا سَجَدَ يَقَعُ رُكْبَتَاهُ قَبْلَ يَدَيْهِ وَإِذَا رَفَعَ رَفَعَ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ قَدِ احْتَجَّ مُسْلِمٌ بِشَرِيكٍ وَعَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ وَلَعَلَّ مُتَوَهِّمًا يَتَوَهَّمُ أَنْ لَا مُعَارِضَ لِحَدِيثٍ صَحِيحِ الْإِسْنَادِ آخَرُ صَحِيحٌ وَهَذَا الْمُتَوَهِّمُ يَنْبَغِي أَنْ يَتَأَمَّلَ كِتَابَ الصَّحِيحِ لِمُسْلِمٍ حَتَّى يَرَى مِنْ هَذَا النَّوْعِ مَا يَمَلُّ مِنْهُ فَأَمَّا الْقَلْبُ فِي هَذَا فَإِنَّهُ إِلَى حَدِيثِ ابْنِ عُمَرَ أَمْيَلُ لِرِوَايَاتٍ فِي ذَلِكَ كَثِيرَةٍ عَنِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِينَ.

Terjemah

Maka telah menceritakan kepada kami Al-'Abbas bin Muhammad Ad-Duri, telah menceritakan kepada kami Al-'Ala' bin Isma'il Al-'Aththar, telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Ghiyats, dari 'Ashim Al-Ahwal, dari Anas, ia berkata, "Aku melihat Rasulullah ﷺ bertakbir lalu menyejajarkan kedua ibu jarinya dengan kedua telinganya, kemudian rukuk hingga setiap persendiannya tenang, lalu turun dengan bertakbir hingga kedua lututnya mendahului kedua tangannya." Ini adalah sanad yang sahih menurut syarat Asy-Syaikhain, aku tidak mengetahui adanya cacat padanya, namun keduanya tidak meriwayatkannya. Adapun hadis Wa'il bin Hujr, ia berkata, "Nabi ﷺ apabila sujud, kedua lututnya jatuh (ke lantai) sebelum kedua tangannya, dan apabila bangkit, beliau mengangkat kedua tangannya sebelum kedua lututnya." Muslim telah berhujah dengan Syarik dan 'Ashim bin Kulaib. Barangkali ada orang yang menyangka bahwa tidak mungkin ada hadis sahih sanadnya yang bertentangan dengan hadis sahih lainnya. Orang yang menyangka demikian hendaknya meneliti kitab Ash-Shahih karya Muslim hingga ia melihat jenis seperti ini sampai bosan. Adapun hati (kecenderunganku) dalam hal ini lebih condong kepada hadis Ibnu 'Umar, karena banyaknya riwayat tentang hal itu dari para sahabat dan tabiin.