Muwaththa' Malik · 1372

No. 3275 versi al-A'zhami

Derajat
Memuat derajat…
Nomor
Fu'ad 'Abdul Baqi: kitab 44, no. 1ⓘكتاب القسامة

Teks Arab

حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي لَيْلَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَهْلٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ رِجَالٌ مِنْ كُبَرَاءِ قَوْمِهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَهْلٍ وَمُحَيِّصَةَ خَرَجَا إِلَى خَيْبَرَ مِنْ جَهْدٍ أَصَابَهُمْ فَأُتِيَ مُحَيِّصَةُ فَأُخْبِرَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَهْلٍ قَدْ قُتِلَ وَطُرِحَ فِي فَقِيرِ بِئْرٍ أَوْ عَيْنٍ فَأَتَى يَهُودَ فَقَالَ أَنْتُمْ وَاللَّهِ قَتَلْتُمُوهُ فَقَالُوا وَاللَّهِ مَا قَتَلْنَاهُ فَأَقْبَلَ حَتَّى قَدِمَ عَلَى قَوْمِهِ فَذَكَرَ لَهُمْ ذَلِكَ ثُمَّ أَقْبَلَ هُوَ وَأَخُوهُ حُوَيِّصَةُ وَهُوَ أَكْبَرُ مِنْهُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ فَذَهَبَ مُحَيِّصَةُ لِيَتَكَلَّمَ وَهُوَ الَّذِي كَانَ بِخَيْبَرَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَبِّرْ كَبِّرْ يُرِيدُ السِّنَّ فَتَكَلَّمَ حُوَيِّصَةُ ثُمَّ تَكَلَّمَ مُحَيِّصَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِمَّا أَنْ يَدُوا صَاحِبَكُمْ وَإِمَّا أَنْ يُؤْذِنُوا بِحَرْبٍ فَكَتَبَ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ فَكَتَبُوا إِنَّا وَاللَّهِ مَا قَتَلْنَاهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحُوَيِّصَةَ وَمُحَيِّصَةَ وَعَبْدِ الرَّحْمَنِ أَتَحْلِفُونَ وَتَسْتَحِقُّونَ دَمَ صَاحِبِكُمْ فَقَالُوا لَا قَالَ أَفَتَحْلِفُ لَكُمْ يَهُودُ قَالُوا لَيْسُوا بِمُسْلِمِينَ فَوَدَاهُ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عِنْدِهِ فَبَعَثَ إِلَيْهِمْ بِمِائَةِ نَاقَةٍ حَتَّى أُدْخِلَتْ عَلَيْهِمْ الدَّارَ قَالَ سَهْلٌ لَقَدْ رَكَضَتْنِي مِنْهَا نَاقَةٌ حَمْرَاءُ قَالَ مَالِك الْفَقِيرُ هُوَ الْبِئْرُ.

Terjemah

Yahya menceritakan kepadaku, dari Malik, dari Abu Laila bin Abdullah bin Abdurrahman bin Sahl, dari Sahl bin Abi Hatsmah, bahwa beberapa orang tokoh kaumnya mengabarkan kepadanya bahwa Abdullah bin Sahl dan Muhayyishah keluar ke Khaibar karena kesulitan yang menimpa mereka. Maka Muhayyishah didatangi dan dikabari bahwa Abdullah bin Sahl telah terbunuh dan dilemparkan ke dalam lubang sumur atau mata air. Maka ia datang kepada orang-orang Yahudi lalu berkata: "Demi Allah, kalianlah yang membunuhnya." Maka mereka berkata: "Demi Allah, kami tidak membunuhnya." Maka ia pulang hingga tiba pada kaumnya dan menyebutkan hal itu kepada mereka. Kemudian ia datang bersama saudaranya, Huwayyishah — dan ia lebih tua darinya — serta Abdurrahman. Maka Muhayyishah hendak berbicara — dan dialah yang berada di Khaibar. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: "Dahulukan yang lebih tua, dahulukan yang lebih tua," beliau memaksudkan usia. Maka Huwayyishah berbicara, kemudian Muhayyishah berbicara. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mereka harus membayar diyat kawan kalian, atau mereka menyatakan perang." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menulis surat kepada mereka mengenai hal itu, lalu mereka menulis (jawaban): "Sesungguhnya kami, demi Allah, tidak membunuhnya." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Huwayyishah, Muhayyishah, dan Abdurrahman: "Apakah kalian mau bersumpah dan kalian berhak (menuntut) darah kawan kalian?" Maka mereka berkata: "Tidak." Beliau bersabda: "Apakah orang-orang Yahudi (boleh) bersumpah untuk kalian?" Mereka berkata: "Mereka bukan orang-orang muslim." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membayar diyatnya dari sisi beliau sendiri; beliau mengirim kepada mereka seratus ekor unta hingga unta-unta itu dimasukkan ke rumah mereka. Sahl berkata: Sungguh seekor unta merah dari unta-unta itu pernah menyepakku. Malik berkata: Al-faqir adalah sumur.