Muwaththa' Malik · 145

No. 238 versi al-A'zhami

Derajat
Memuat derajat…
Nomor
Fu'ad 'Abdul Baqi: kitab 3, no. 12ⓘكتاب الصلاة

Teks Arab

و حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ أَنَّ أَبَاهُ قَالَ لَهُ إِذَا كُنْتَ فِي سَفَرٍ فَإِنْ شِئْتَ أَنْ تُؤَذِّنَ وَتُقِيمَ فَعَلْتَ وَإِنْ شِئْتَ فَأَقِمْ وَلَا تُؤَذِّنْ قَالَ يَحْيَى سَمِعْت قَوْله تَعَالَى يَقُولُ لَا بَأْسَ أَنْ يُؤَذِّنَ الرَّجُلُ وَهُوَ رَاكِبٌ.

Terjemah

Yahya menceritakan kepadaku, dari Malik, dari Hisyam bin Urwah, bahwa ayahnya berkata kepadanya: "Apabila engkau dalam perjalanan, jika engkau mau beradzan dan beriqamah, lakukanlah; dan jika engkau mau, beriqamahlah saja tanpa adzan." Yahya berkata: Aku mendengar Malik berkata: Tidak mengapa seseorang beradzan sedang ia dalam keadaan menunggang kendaraan.