Muwaththa' Malik · 1541

No. 3570 versi al-A'zhami

Derajat
Memuat derajat…
Nomor
Fu'ad 'Abdul Baqi: kitab 54, no. 25ⓘكتاب الاستئذان

Teks Arab

و حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ لِرَجُلٍ مَا اسْمُكَ فَقَالَ جَمْرَةُ فَقَالَ ابْنُ مَنْ فَقَالَ ابْنُ شِهَابٍ قَالَ مِمَّنْ قَالَ مِنْ الْحُرَقَةِ قَالَ أَيْنَ مَسْكَنُكَ قَالَ بِحَرَّةِ النَّارِ قَالَ بِأَيِّهَا قَالَ بِذَاتِ لَظًى قَالَ عُمَرُ أَدْرِكْ أَهْلَكَ فَقَدْ احْتَرَقُوا قَالَ فَكَانَ كَمَا قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ.

Terjemah

Malik menceritakan kepadaku, dari Yahya bin Sa'id, bahwa Umar bin al-Khaththab berkata kepada seorang laki-laki: "Apa namamu?" Maka ia berkata: "Jamrah (bara api)." Maka ia berkata: "Anak siapa?" Maka ia berkata: "Anak Syihab (nyala api)." Ia berkata: "Dari kabilah mana?" Ia berkata: "Dari al-Huraqah (yang terbakar)." Ia berkata: "Di mana tempat tinggalmu?" Ia berkata: "Di Harratun Nar (tanah berbatu api)." Ia berkata: "Di bagian mananya?" Ia berkata: "Di Dzati Ladha (yang berkobar)." Maka Umar berkata: "Susullah keluargamu, karena mereka telah terbakar." Ia berkata: Maka terjadilah seperti yang dikatakan Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu.