Muwaththa' Malik · 7

No. 11 versi al-A'zhami

Derajat
Memuat derajat…
Nomor
Fu'ad 'Abdul Baqi: kitab 1, no. 8ⓘكتاب وقوت الصلاة

Teks Arab

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ كَتَبَ إِلَى أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ أَنْ صَلِّ الْعَصْرَ وَالشَّمْسُ بَيْضَاءُ نَقِيَّةٌ قَدْرَ مَا يَسِيرُ الرَّاكِبُ ثَلَاثَةَ فَرَاسِخَ وَأَنْ صَلِّ الْعِشَاءَ مَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ ثُلُثِ اللَّيْلِ فَإِنْ أَخَّرْتَ فَإِلَى شَطْرِ اللَّيْلِ وَلَا تَكُنْ مِنْ الْغَافِلِينَ.

Terjemah

Ia menceritakan kepadaku, dari Malik, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, bahwa Umar bin al-Khaththab menulis surat kepada Abu Musa al-Asy'ari: "Shalatlah Ashar ketika matahari masih putih bersih, sekira penunggang kendaraan dapat menempuh tiga farsakh; dan shalatlah Isya antara waktumu hingga sepertiga malam. Jika engkau mengakhirkannya, maka sampai pertengahan malam, dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai."