- Derajat
- Memuat derajat…
- Nomor
- Fu'ad 'Abdul Baqi: kitab 21, no. 22ⓘكتاب الجهاد
Teks Arab
Terjemah
Yahya menceritakan kepadaku, dari Malik, dari Abdu Rabbihi bin Sa'id, dari Amr bin Syu'aib, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika kembali dari Hunain dan hendak menuju al-Ji'irranah, orang-orang meminta-minta kepada beliau hingga untanya membawanya mendekat ke sebuah pohon, lalu selendang beliau tersangkut hingga tertarik dari punggungnya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kembalikanlah selendangku kepadaku! Apakah kalian khawatir aku tidak membagikan kepada kalian apa yang Allah berikan kepada kalian? Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya Allah memberikan kepada kalian binatang ternak sebanyak pohon-pohon samur di Tihamah, niscaya aku bagikan kepada kalian; kemudian kalian tidak akan mendapati aku sebagai orang yang kikir, pengecut, atau pendusta." Maka ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam turun (berhenti), beliau berdiri di tengah orang-orang lalu bersabda: "Serahkanlah (kembali) benang dan jarum, karena sesungguhnya ghulul (mengambil harta rampasan sebelum dibagi) adalah kehinaan, api, dan cela bagi pelakunya pada hari Kiamat." Ia berkata: Kemudian beliau memungut dari tanah sehelai bulu unta atau sesuatu, kemudian bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak ada bagianku dari apa yang Allah berikan kepada kalian, bahkan tidak sebesar ini, kecuali seperlima; dan seperlima itu pun dikembalikan kepada kalian."