Sunan an-Nasa'i · 4770

No. 4853 versi Abu Ghuddah

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Sumpah (Qasamah), Qishash, dan Diyatكتاب القسامة
Bab
Bab 46,47: Penyebutan hadis Amr bin Hazm tentang diyat dan perbedaan para perawinyaباب ذِكْرِ حَدِيثِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ فِي الْعُقُولِ وَاخْتِلاَفِ النَّاقِلِينَ لَهُ ‏‏

Teks Arab

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ إِلَى أَهْلِ الْيَمَنِ كِتَابًا فِيهِ الْفَرَائِضُ وَالسُّنَنُ وَالدِّيَاتُ وَبَعَثَ بِهِ مَعَ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ فَقُرِئَتْ عَلَى أَهْلِ الْيَمَنِ هَذِهِ نُسْخَتُهَا مِنْ مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى شُرَحْبِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ وَنُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ وَالْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ قَيْلِ ذِيِ رُعَيْنٍ وَمَعَافِرَ وَهَمْدَانَ أَمَّا بَعْدُ وَكَانَ فِي كِتَابِهِ أَنَّ مَنْ اعْتَبَطَ مُؤْمِنًا قَتْلًا عَنْ بَيِّنَةٍ فَإِنَّهُ قَوَدٌ إِلَّا أَنْ يَرْضَى أَوْلِيَاءُ الْمَقْتُولِ وَأَنَّ فِي النَّفْسِ الدِّيَةَ مِائَةً مِنْ الْإِبِلِ وَفِي الْأَنْفِ إِذَا أُوعِبَ جَدْعُهُ الدِّيَةُ وَفِي اللِّسَانِ الدِّيَةُ وَفِي الشَّفَتَيْنِ الدِّيَةُ وَفِي الْبَيْضَتَيْنِ الدِّيَةُ وَفِي الذَّكَرِ الدِّيَةُ وَفِي الصُّلْبِ الدِّيَةُ وَفِي الْعَيْنَيْنِ الدِّيَةُ وَفِي الرِّجْلِ الْوَاحِدَةِ نِصْفُ الدِّيَةِ وَفِي الْمَأْمُومَةِ ثُلُثُ الدِّيَةِ وَفِي الْجَائِفَةِ ثُلُثُ الدِّيَةِ وَفِي الْمُنَقِّلَةِ خَمْسَ عَشْرَةَ مِنْ الْإِبِلِ وَفِي كُلِّ أُصْبُعٍ مِنْ أَصَابِعِ الْيَدِ وَالرِّجْلِ عَشْرٌ مِنْ الْإِبِلِ وَفِي السِّنِّ خَمْسٌ مِنْ الْإِبِلِ وَفِي الْمُوضِحَةِ خَمْسٌ مِنْ الْإِبِلِ وَأَنَّ الرَّجُلَ يُقْتَلُ بِالْمَرْأَةِ وَعَلَى أَهْلِ الذَّهَبِ أَلْفُ دِينَارٍ خَالَفَهُ مُحَمَّدُ بْنُ بَكَّارِ بْنِ بِلَالٍ.

Terjemah

Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Manshur, ia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Hakam bin Musa, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hamzah, dari Sulaiman bin Dawud, ia berkata: telah menceritakan kepadaku az-Zuhri, dari Abu Bakr bin Muhammad bin Amr bin Hazm, dari ayahnya, dari kakeknya: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menulis surat kepada penduduk Yaman yang di dalamnya berisi ketentuan faraidh, sunah-sunah, dan diyat. Beliau mengirimkannya bersama Amr bin Hazm, lalu surat itu dibacakan kepada penduduk Yaman. Inilah salinannya: Dari Muhammad, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kepada Syurahbil bin Abdi Kulal, Nu'aim bin Abdi Kulal, dan al-Harits bin Abdi Kulal — penguasa Dzu Ru'ain, Ma'afir, dan Hamdan. Amma ba'du — dan di dalam suratnya tercantum: bahwa barangsiapa membunuh seorang mukmin secara aniaya (tanpa alasan) berdasarkan bukti, maka hukumannya qishash, kecuali para wali si korban rela (menerima diyat). Bahwa pada jiwa (diyatnya) seratus ekor unta; pada hidung apabila dipotong seluruhnya, diyat penuh; pada lisan, diyat penuh; pada dua bibir, diyat penuh; pada dua buah pelir, diyat penuh; pada kemaluan, diyat penuh; pada tulang punggung, diyat penuh; pada dua mata, diyat penuh; pada satu kaki, setengah diyat; pada luka ma'mumah (sampai selaput otak), sepertiga diyat; pada luka ja'ifah (menembus rongga perut), sepertiga diyat; pada luka munaqqilah (yang menggeser tulang), lima belas ekor unta; pada setiap jari dari jari tangan dan kaki, sepuluh ekor unta; pada gigi, lima ekor unta; pada luka mudhihah (menampakkan tulang), lima ekor unta. Dan bahwa seorang lelaki dibunuh (qishash) karena membunuh seorang wanita. Dan atas pemilik emas (kewajiban) seribu dinar. Muhammad bin Bakkar bin Bilal menyelisihinya (dalam riwayat ini).