- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Memohon Perlindungan kepada Allahكتاب الاستعاذة
- Bab
- Bab 57: Berlindung dari keburukan apa yang ia perbuat dan penyebutan perbedaan riwayat atas Abdullah bin Buraidah dalam hal iniباب الاِسْتِعَاذَةِ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعَ وَذِكْرِ الاِخْتِلاَفِ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ فِيهِ . { 57 }
Teks Arab
Terjemah
Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Yazid — yaitu Ibnu Zurai' — ia berkata: telah menceritakan kepada kami Husain al-Mu'allim, dari Abdullah bin Buraidah, dari Busyair bin Ka'b, dari Syaddad bin Aus, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda, "Sesungguhnya sayyidul istighfar (istigfar yang paling utama) adalah seorang hamba mengucapkan: Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu bika min syarri ma shana'tu, abu'u laka bidzanbi wa abu'u laka bini'matika 'alayya, faghfir li fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta — 'Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian dan janji-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang aku perbuat. Aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku mengakui nikmat-Mu atasku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.' Maka jika ia mengucapkannya ketika pagi dengan keyakinan lalu ia mati, ia masuk surga; dan jika ia mengucapkannya ketika sore dengan keyakinan, ia masuk surga." Al-Walid bin Tsa'labah menyelisihinya.