Jami' at-Tirmidzi · 1330

No. 1410 versi Ahmad Syakir dkk.

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Diyatكتاب الديات عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
Bab
Bab 15: Riwayat tentang diyat janinباب مَا جَاءَ فِي دِيَةِ الْجَنِينِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ سَعِيدٍ الْكِنْدِيُّ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَضَى رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْجَنِينِ بِغُرَّةٍ عَبْدٍ أَوْ أَمَةٍ فَقَالَ الَّذِي قُضِيَ عَلَيْهِ أَيُعْطَى مَنْ لَا شَرِبَ وَلَا أَكَلَ وَلَا صَاحَ فَاسْتَهَلَّ فَمِثْلُ ذَلِكَ يُطَلَّ فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ هَذَا لَيَقُولُ بِقَوْلِ شَاعِرٍ بَلْ فِيهِ غُرَّةٌ عَبْدٌ أَوْ أَمَةٌ وَفِي الْبَاب عَنْ حَمَلِ بْنِ مَالِكِ بْنِ النَّابِغَةِ وَالْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ و قَالَ بَعْضُهُمْ الْغُرَّةُ عَبْدٌ أَوْ أَمَةٌ أَوْ خَمْسُ مِائَةِ دِرْهَمٍ و قَالَ بَعْضُهُمْ أَوْ فَرَسٌ أَوْ بَغْلٌ.

Terjemah

Ali bin Sa'id al-Kindi al-Kufi menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Zaidah menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Amr, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah ﷺ memutuskan (diyat) janin berupa seorang ghurrah, yaitu hamba lelaki atau hamba perempuan. Maka orang yang dijatuhi putusan itu berkata: "Apakah harus diberikan (tebusan) untuk yang belum minum, belum makan, dan belum berteriak (menangis)? Yang seperti itu semestinya diabaikan." Maka Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya orang ini berkata dengan perkataan seorang penyair; tidak, padanya tetap ada ghurrah: hamba lelaki atau hamba perempuan." Dan dalam bab ini ada riwayat dari Hamal bin Malik bin an-Nabighah dan al-Mughirah bin Syu'bah. Abu Isa berkata: Hadis Abu Hurairah adalah hadis hasan sahih, dan pengamalannya demikian menurut ahli ilmu. Sebagian mereka berkata: ghurrah adalah hamba lelaki, hamba perempuan, atau lima ratus dirham; sebagian mereka berkata: atau seekor kuda atau seekor bagal.