Jami' at-Tirmidzi · 1382

No. 1462 versi Ahmad Syakir dkk.

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Hukuman Pidana (Al-Hudud)كتاب الحدود عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
Bab
Bab 29: Riwayat tentang orang yang berkata kepada orang lain: "Wahai mukhannats"باب مَا جَاءَ فِيمَنْ يَقُولُ لآخَرَ يَا مُخَنَّثُ

Teks Arab

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَعِيلَ بْنِ أَبِي حَبِيبَةَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَالَ الرَّجُلُ لِلرَّجُلِ يَا يَهُودِيُّ فَاضْرِبُوهُ عِشْرِينَ وَإِذَا قَالَ يَا مُخَنَّثُ فَاضْرِبُوهُ عِشْرِينَ وَمَنْ وَقَعَ عَلَى ذَاتِ مَحْرَمٍ فَاقْتُلُوهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ يُضَعَّفُ فِي الْحَدِيثِ وَقَدْ رُوِيَ عَنْ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ رَوَاهُ الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ وَقُرَّةُ بْنُ إِيَاسٍ الْمُزَنِيُّ أَنَّ رَجُلًا تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ فَأَمَرَ النَّبِيُّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَتْلِهِ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَصْحَابِنَا قَالُوا مَنْ أَتَى ذَاتَ مَحْرَمٍ وَهُوَ يَعْلَمُ فَعَلَيْهِ الْقَتْلُ و قَالَ أَحْمَدُ مَنْ تَزَوَّجَ أُمَّهُ قُتِلَ و قَالَ إِسْحَقُ مَنْ وَقَعَ عَلَى ذَاتِ مَحْرَمٍ قُتِلَ.

Terjemah

Muhammad bin Rafi' menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Fudaik menceritakan kepada kami dari Ibrahim bin Isma'il bin Abu Habibah, dari Dawud bin al-Hushain, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: "Apabila seseorang berkata kepada orang lain: 'Hai Yahudi!', maka deralah ia dua puluh kali; apabila ia berkata: 'Hai banci!', maka deralah ia dua puluh kali; dan barangsiapa menyetubuhi perempuan mahramnya, bunuhlah ia." Abu Isa berkata: Hadis ini tidak kami ketahui kecuali melalui jalur ini, dan Ibrahim bin Isma'il dinilai lemah dalam hadis. Telah diriwayatkan dari Nabi ﷺ melalui beberapa jalur — diriwayatkan oleh al-Bara bin Azib dan Qurrah bin Iyas al-Muzani — bahwa seorang lelaki menikahi istri ayahnya, maka Nabi ﷺ memerintahkan agar ia dibunuh. Pengamalannya demikian menurut kawan-kawan kami; mereka berkata: barangsiapa menyetubuhi perempuan mahramnya sedangkan ia mengetahui (keharamannya), maka atasnya hukuman bunuh. Ahmad berkata: Barangsiapa menikahi ibunya, ia dibunuh. Ishaq berkata: Barangsiapa menyetubuhi perempuan mahramnya, ia dibunuh.