Jami' at-Tirmidzi · 1486

No. 1561 versi Ahmad Syakir dkk.

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Ekspedisi Militerكتاب السير عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
Bab
Bab 12: Riwayat tentang nafalباب مَا جَاءَ فِي النَّفَلِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَنَفَّلَ سَيْفَهُ ذَا الْفَقَارِ يَوْمَ بَدْرٍ وَهُوَ الَّذِي رَأَى فِيهِ الرُّؤْيَا يَوْمَ أُحُدٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ إِنَّمَا نَعْرِفُهُ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ أَبِي الزِّنَادِ وَقَدْ اخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي النَّفَلِ مِنْ الْخُمُسِ فَقَالَ مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ لَمْ يَبْلُغْنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَّلَ فِي مَغَازِيهِ كُلِّهَا وَقَدْ بَلَغَنِي أَنَّهُ نَفَّلَ فِي بَعْضِهَا وَإِنَّمَا ذَلِكَ عَلَى وَجْهِ الِاجْتِهَادِ مِنْ الْإِمَامِ فِي أَوَّلِ الْمَغْنَمِ وَآخِرِهِ قَالَ إِسْحَاقُ ابْنُ مَنْصُورٍ قُلْتُ لِأَحْمَدَ إِنَّ النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَّلَ إِذَا فَصَلَ بِالرُّبُعِ بَعْدَ الْخُمُسِ وَإِذَا قَفَلَ بِالثُّلُثِ بَعْدَ الْخُمُسِ فَقَالَ يُخْرِجُ الْخُمُسَ ثُمَّ يُنَفِّلُ مِمَّا بَقِيَ وَلَا يُجَاوِزُ هَذَا قَالَ أَبُو عِيسَى وَهَذَا الْحَدِيثُ عَلَى مَا قَالَ ابْنُ الْمُسَيَّبِ النَّفَلُ مِنْ الْخُمُسِ قَالَ إِسْحَقُ هُوَ كَمَا قَالَ.

Terjemah

Hannad menceritakan kepada kami, Ibnu Abu az-Zinad menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah, dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi ﷺ mengambil pedangnya Dzulfaqar sebagai bagian tambahan (nafal) pada perang Badar; dan itulah pedang yang beliau lihat dalam mimpi pada perang Uhud. Abu Isa berkata: Ini hadis hasan gharib; kami hanya mengetahuinya dari jalur ini, dari hadis Ibnu Abu az-Zinad. Para ahli ilmu berselisih tentang nafal apakah diambil dari seperlima (khumus). Malik bin Anas berkata: Tidak sampai kepadaku bahwa Rasulullah ﷺ memberi nafal pada semua peperangannya; yang sampai kepadaku adalah beliau memberi nafal pada sebagiannya, dan itu hanyalah berdasarkan ijtihad imam pada awal maupun akhir perolehan ganimah. Ishaq bin Manshur berkata: Aku bertanya kepada Ahmad: Nabi ﷺ memberi nafal seperempat setelah khumus ketika berangkat, dan sepertiga setelah khumus ketika kembali. Ahmad menjawab: Dikeluarkan dahulu khumusnya, kemudian diberikan nafal dari sisanya, dan tidak melampaui ketentuan ini. Abu Isa berkata: Hadis ini sesuai dengan yang dikatakan Ibnu al-Musayyab: nafal itu dari khumus. Ishaq berkata: Ia benar seperti yang dikatakannya.