- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Gambaran Hari Kiamat, Ar-Riqaq, dan Al-Wara'كتاب صفة القيامة والرقائق والورع عن رسول الله صلى الله
- Bab
- Bab 10: Riwayat tentang syafaatباب مَا جَاءَ فِي الشَّفَاعَةِ
Teks Arab
Terjemah
Suwaid bin Nashr mengabarkan kepada kami, Abdullah bin al-Mubarak mengabarkan kepada kami, Abu Hayyan at-Taimi mengabarkan kepada kami dari Abu Zur'ah bin Amr bin Jarir, dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah ﷺ didatangkan daging, lalu disuguhkan kepada beliau bagian lengan (paha depan) dan beliau memakannya — dan itu adalah bagian yang beliau sukai. Beliau menggigitnya sekali gigitan, kemudian bersabda: "Aku adalah pemimpin manusia pada hari Kiamat. Tahukah kalian mengapa demikian? Allah menghimpun manusia — yang pertama dan yang terakhir — di satu dataran; maka penyeru dapat memperdengarkan (suaranya) kepada mereka dan pandangan dapat menembus mereka; dan matahari didekatkan kepada mereka. Maka manusia mengalami kesedihan dan kesusahan yang tidak sanggup mereka tahan dan pikul. Maka sebagian manusia berkata kepada sebagian yang lain: 'Tidakkah kalian melihat apa yang telah menimpa kalian? Tidakkah kalian mencari orang yang dapat memberi syafaat bagi kalian kepada Rabb kalian?' Maka sebagian manusia berkata kepada sebagian yang lain: 'Hendaklah kalian menemui Adam.' Maka mereka datang kepada Adam dan berkata: 'Engkau adalah bapak manusia; Allah menciptakanmu dengan tangan-Nya, meniupkan padamu ruh dari-Nya, dan memerintahkan para malaikat sehingga mereka bersujud kepadamu. Berilah syafaat bagi kami kepada Rabbmu; tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau melihat apa yang menimpa kami?' Maka Adam berkata kepada mereka: 'Sesungguhnya Rabbku hari ini telah marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marah seperti itu sebelumnya dan tidak akan marah seperti itu sesudahnya. Dan sesungguhnya Dia telah melarangku dari (mendekati) pohon itu lalu aku melanggarnya. Diriku, diriku, diriku! Pergilah kepada selainku; pergilah kepada Nuh.' Maka mereka datang kepada Nuh dan berkata: 'Wahai Nuh, engkau adalah rasul pertama kepada penduduk bumi, dan Allah telah menamaimu hamba yang banyak bersyukur. Berilah syafaat bagi kami kepada Rabbmu; tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau melihat apa yang menimpa kami?' Maka Nuh berkata kepada mereka: 'Sesungguhnya Rabbku hari ini telah marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marah seperti itu sebelumnya dan tidak akan marah seperti itu sesudahnya. Dan sesungguhnya aku dahulu memiliki satu doa yang telah aku panjatkan (sebagai laknat) atas kaumku. Diriku, diriku, diriku! Pergilah kepada selainku; pergilah kepada Ibrahim.' Maka mereka datang kepada Ibrahim dan berkata: 'Wahai Ibrahim, engkau adalah nabi Allah dan kekasih-Nya dari penduduk bumi. Berilah syafaat bagi kami kepada Rabbmu; tidakkah engkau melihat keadaan kami?' Maka ia berkata: 'Sesungguhnya Rabbku hari ini telah marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marah seperti itu sebelumnya dan tidak akan marah seperti itu sesudahnya. Dan sesungguhnya aku dahulu pernah mengucapkan tiga perkataan yang (secara lahir) tidak sesuai kenyataan' — Abu Hayyan menyebutkannya di dalam hadis — 'Diriku, diriku, diriku! Pergilah kepada selainku; pergilah kepada Musa.' Maka mereka datang kepada Musa dan berkata: 'Wahai Musa, engkau adalah rasul Allah; Allah mengutamakanmu dengan risalah-Nya dan dengan kalam-Nya atas manusia. Berilah syafaat bagi kami kepada Rabbmu; tidakkah engkau melihat keadaan kami?' Maka ia berkata: 'Sesungguhnya Rabbku hari ini telah marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marah seperti itu sebelumnya dan tidak akan marah seperti itu sesudahnya. Dan sesungguhnya aku pernah membunuh satu jiwa yang aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya. Diriku, diriku, diriku! Pergilah kepada selainku; pergilah kepada Isa.' Maka mereka datang kepada Isa dan berkata: 'Wahai Isa, engkau adalah rasul Allah dan kalimat-Nya yang Dia sampaikan kepada Maryam serta ruh dari-Nya; dan engkau telah berbicara kepada manusia ketika masih dalam ayunan. Berilah syafaat bagi kami kepada Rabbmu; tidakkah engkau melihat keadaan kami?' Maka Isa berkata: 'Sesungguhnya Rabbku hari ini telah marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marah seperti itu sebelumnya dan tidak akan marah seperti itu sesudahnya' — dan ia tidak menyebutkan suatu dosa — 'Diriku, diriku, diriku! Pergilah kepada selainku; pergilah kepada Muhammad.'" Beliau bersabda: "Maka mereka datang kepada Muhammad dan berkata: 'Wahai Muhammad, engkau adalah rasul Allah dan penutup para nabi; dan telah diampuni bagimu dosamu yang lalu dan yang akan datang. Berilah syafaat bagi kami kepada Rabbmu; tidakkah engkau melihat keadaan kami?' Maka aku berangkat dan datang ke bawah 'Arsy, lalu aku tersungkur bersujud kepada Rabbku. Kemudian Allah membukakan bagiku pujian-pujian kepada-Nya dan sanjungan yang baik atas-Nya, sesuatu yang belum pernah Dia bukakan kepada seorang pun sebelumku. Kemudian dikatakan: 'Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu; mintalah, engkau akan diberi; dan berilah syafaat, syafaatmu akan diterima.' Maka aku mengangkat kepalaku dan berkata: 'Ya Rabbku, umatku! Ya Rabbku, umatku! Ya Rabbku, umatku!' Maka Dia berfirman: 'Wahai Muhammad, masukkanlah dari umatmu orang-orang yang tidak ada hisab atas mereka melalui pintu kanan dari pintu-pintu surga; dan mereka bersekutu dengan manusia (lain) pada pintu-pintu selain itu.'" Kemudian beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, jarak antara dua daun pintu dari daun-daun pintu surga adalah seperti antara Mekah dan Hajar, dan seperti antara Mekah dan Bushra." Dan dalam bab ini ada riwayat dari Abu Bakar ash-Shiddiq, Anas, Uqbah bin Amir, dan Abu Sa'id. Abu Isa berkata: Ini hadis hasan sahih. Abu Hayyan at-Taimi namanya Yahya bin Sa'id bin Hayyan, orang Kufah yang terpercaya; dan Abu Zur'ah bin Amr bin Jarir namanya Harim.