- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Bersuci (Thaharah)كتاب الطهارة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
- Bab
- Bab 20: Riwayat tentang menyebut nama Allah ketika wudhuباب مَا جَاءَ فِي التَّسْمِيَةِ عِنْدَ الْوُضُوءِ
Teks Arab
Terjemah
Nashr bin Ali al-Jahdhami dan Bisyr bin Mu'adz al-Aqadi menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Bisyr bin al-Mufadhdhal menceritakan kepada kami dari Abdurrahman bin Harmalah, dari Abu Tsifal al-Murri, dari Rabah bin Abdurrahman bin Abu Sufyan bin Huwaithib, dari neneknya, dari ayahnya (nenek tersebut), ia berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak sah wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah atasnya." Ia berkata: Dalam bab ini ada riwayat dari Aisyah, Abu Sa'id, Abu Hurairah, Sahl bin Sa'd, dan Anas. Abu Isa berkata: Ahmad bin Hanbal berkata: Aku tidak mengetahui dalam bab ini ada hadis yang sanadnya bagus. Ishaq berkata: Jika ia meninggalkan tasmiyah dengan sengaja, ia mengulangi wudhu; jika lupa atau karena takwil, wudhunya mencukupi. Muhammad bin Isma'il berkata: Yang paling baik dalam bab ini adalah hadis Rabah bin Abdurrahman. Abu Isa berkata: Rabah bin Abdurrahman meriwayatkan dari neneknya dari ayahnya (nenek itu), dan ayah nenek itu adalah Sa'id bin Zaid bin Amr bin Nufail. Abu Tsifal al-Murri namanya Tsumamah bin Hushain. Rabah bin Abdurrahman adalah Abu Bakar bin Huwaithib; sebagian yang meriwayatkan hadis ini menyebut "dari Abu Bakar bin Huwaithib", menisbatkannya kepada kakeknya. Al-Hasan bin Ali al-Hulwani menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami dari Yazid bin Iyadh, dari Abu Tsifal al-Murri, dari Rabah bin Abdurrahman bin Abu Sufyan bin Huwaithib, dari neneknya binti Sa'id bin Zaid, dari ayahnya, dari Nabi ﷺ, hadis yang serupa.