- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Shalatكتاب الصلاة
- Bab
- Bab 134: Riwayat tentang dibencinya lewat di depan orang yang shalatباب مَا جَاءَ فِي كَرَاهِيَةِ الْمُرُورِ بَيْنَ يَدِيِ الْمُصَلِّي .
Teks Arab
Terjemah
Ishaq bin Musa al-Anshari menceritakan kepada kami, Ma'n menceritakan kepada kami, Malik bin Anas menceritakan kepada kami dari Abu an-Nadhr, dari Busr bin Sa'id, bahwa Zaid bin Khalid al-Juhani mengutusnya kepada Abu Juhaim untuk menanyakan apa yang ia dengar dari Rasulullah ﷺ tentang orang yang lewat di depan orang yang sedang shalat. Abu Juhaim menjawab: Rasulullah ﷺ bersabda: "Seandainya orang yang lewat di depan orang yang shalat mengetahui akibat perbuatannya, niscaya ia lebih memilih berdiri (menunggu) empat puluh daripada lewat di depannya." Abu an-Nadhr berkata: aku tidak tahu apakah beliau mengatakan empat puluh hari, atau bulan, atau tahun. Abu Isa berkata: Dalam bab ini ada riwayat dari Abu Sa'id al-Khudri, Abu Hurairah, Ibnu Umar, dan Abdullah bin Amr. Abu Isa berkata: Hadis Abu Juhaim adalah hadis hasan sahih. Telah diriwayatkan pula dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda: "Sungguh salah seorang dari kalian berdiri seratus tahun itu lebih baik baginya daripada lewat di depan saudaranya yang sedang shalat." Amalan mengikuti hal ini menurut para ahli ilmu: mereka memakruhkan lewat di depan orang yang shalat, namun tidak memandang bahwa hal itu memutus (membatalkan) shalat orang tersebut. Nama Abu an-Nadhr adalah Salim, maula Umar bin Ubaidillah al-Madini.