- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Tafsirكتاب تفسير القرآن عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
- Bab
- Bab 85: Dan dari Surah Al-Qadrباب وَمِنْ سُورَةِ الْقَدْرِ
Teks Arab
Terjemah
Mahmud bin Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Dawud ath-Thayalisi menceritakan kepada kami, al-Qasim bin al-Fadhl al-Huddani menceritakan kepada kami dari Yusuf bin Sa'd, ia berkata: Seorang lelaki berdiri (menghadap) al-Hasan bin Ali setelah ia berbaiat kepada Mu'awiyah, lalu berkata: "Engkau telah menghitamkan wajah-wajah kaum mukminin" — atau: "Hai penghitam wajah-wajah kaum mukminin!" Maka ia berkata: "Jangan engkau mencelaku, semoga Allah merahmatimu. Sesungguhnya Nabi ﷺ diperlihatkan Bani Umayyah berada di atas mimbarnya, dan hal itu menyusahkan beliau. Maka turunlah {inna a'thainakal kautsar} — hai Muhammad — yakni sebuah sungai di surga. Dan turunlah ayat ini {inna anzalnahu fi lailatil qadr. Wa ma adraka ma lailatul qadr. Lailatul qadri khairun min alfi syahr} — (yakni) Bani Umayyah akan menguasainya sesudahmu, hai Muhammad." Al-Qasim berkata: Maka kami menghitungnya, dan ternyata (masa kekuasaan mereka) tepat seribu bulan, tidak lebih sehari dan tidak kurang. Abu Isa berkata: Ini hadis garib; kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini, dari hadis al-Qasim bin al-Fadhl. Dan dikatakan pula: dari al-Qasim bin al-Fadhl dari Yusuf bin Mazin. Al-Qasim bin al-Fadhl al-Huddani seorang yang tsiqah — dinilai tsiqah oleh Yahya bin Sa'id dan Abdurrahman bin Mahdi — sedangkan Yusuf bin Sa'd adalah orang yang tidak dikenal. Dan kami tidak mengetahui hadis ini dengan lafal seperti ini kecuali dari jalur ini.