- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Shalat Witirأَبْوَابُ الْوِتْرِ
- Bab
- Bab 19: Riwayat tentang shalat tasbihباب مَا جَاءَ فِي صَلاَةِ التَّسْبِيحِ
Teks Arab
Terjemah
Ahmad bin Muhammad bin Musa menceritakan kepada kami, Abdullah bin al-Mubarak mengabarkan kepada kami, Ikrimah bin Ammar mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah menceritakan kepadaku dari Anas bin Malik, bahwa Ummu Sulaim datang pagi-pagi kepada Nabi ﷺ lalu berkata: Ajarkanlah kepadaku beberapa kalimat yang aku baca dalam shalatku. Beliau bersabda: "Bertakbirlah kepada Allah sepuluh kali, bertasbihlah kepada Allah sepuluh kali, dan bertahmidlah sepuluh kali, kemudian mintalah apa yang engkau kehendaki" — (Allah) berfirman: Ya, ya. Ia berkata: Dalam bab ini ada riwayat dari Ibnu Abbas, Abdullah bin Amr, al-Fadhl bin Abbas, dan Abu Rafi'. Abu Isa berkata: Hadis Anas adalah hadis hasan gharib. Telah diriwayatkan dari Nabi ﷺ beberapa hadis tentang shalat tasbih, namun tidak ada yang benar-benar sahih darinya. Ibnul Mubarak dan beberapa ahli ilmu memandang (disyariatkannya) shalat tasbih dan menyebutkan keutamaannya. Ahmad bin Abdah menceritakan kepada kami, Abu Wahb menceritakan kepada kami, ia berkata: Aku bertanya kepada Abdullah bin al-Mubarak tentang shalat yang di dalamnya dibaca tasbih. Ia menjawab: Ia bertakbir lalu mengucapkan "Subhanaka Allahumma wa bihamdika wa tabarakasmuka wa ta'ala jadduka wa la ilaha ghairuka", kemudian mengucapkan lima belas kali "Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar", kemudian berta'awudz dan membaca basmalah, al-Fatihah, dan satu surah; kemudian mengucapkan sepuluh kali "Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar", kemudian rukuk dan mengucapkannya sepuluh kali, kemudian bangkit dari rukuk dan mengucapkannya sepuluh kali, kemudian sujud dan mengucapkannya sepuluh kali, kemudian mengangkat kepala dan mengucapkannya sepuluh kali, kemudian sujud kedua dan mengucapkannya sepuluh kali. Ia shalat empat rakaat seperti ini, sehingga menjadi tujuh puluh lima tasbih pada setiap rakaat; pada setiap rakaat ia memulai dengan lima belas tasbih, kemudian membaca, kemudian bertasbih sepuluh kali. Jika ia shalat pada malam hari, yang lebih aku sukai adalah ia salam pada setiap dua rakaat; dan jika shalat pada siang hari, jika mau ia salam dan jika mau tidak salam. Abu Wahb berkata: Abdul Aziz bin Abu Rizmah mengabarkan kepadaku dari Abdullah bahwa ia berkata: Pada rukuk ia memulai dengan "Subhana Rabbiyal 'Azhim" dan pada sujud dengan "Subhana Rabbiyal A'la" tiga kali, kemudian membaca tasbih-tasbih tersebut. Ahmad bin Abdah berkata: Wahb bin Zam'ah menceritakan kepada kami, ia berkata: Abdul Aziz — yaitu Ibnu Abu Rizmah — mengabarkan kepadaku, ia berkata: Aku bertanya kepada Abdullah bin al-Mubarak: Jika ia lupa di dalamnya, apakah ia bertasbih pada dua sujud sahwi sepuluh-sepuluh kali? Ia menjawab: Tidak, sebab jumlahnya hanyalah tiga ratus tasbih.