Jami' at-Tirmidzi · 598

No. 662 versi Ahmad Syakir dkk.

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Zakatكتاب الزكاة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
Bab
Bab 28: Riwayat tentang keutamaan sedekahباب مَا جَاءَ فِي فَضْلِ الصَّدَقَةِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَال سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقْبَلُ الصَّدَقَةَ وَيَأْخُذُهَا بِيَمِينِهِ فَيُرَبِّيهَا لِأَحَدِكُمْ كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ مُهْرَهُ حَتَّى إِنَّ اللُّقْمَةَ لَتَصِيرُ مِثْلَ أُحُدٍ وَتَصْدِيقُ ذَلِكَ فِي كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ { أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَأْخُذُ الصَّدَقَاتِ } وَ { يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ } قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رُوِيَ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا وَقَدْ قَالَ غَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ فِي هَذَا الْحَدِيثِ وَمَا يُشْبِهُ هَذَا مِنْ الرِّوَايَاتِ مِنْ الصِّفَاتِ وَنُزُولِ الرَّبِّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا قَالُوا قَدْ تَثْبُتُ الرِّوَايَاتُ فِي هَذَا وَيُؤْمَنُ بِهَا وَلَا يُتَوَهَّمُ وَلَا يُقَالُ كَيْفَ هَكَذَا رُوِيَ عَنْ مَالِكٍ وَسُفْيَانَ بْنِ عُيَيْنَةَ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ أَنَّهُمْ قَالُوا فِي هَذِهِ الْأَحَادِيثِ أَمِرُّوهَا بِلَا كَيْفٍ وَهَكَذَا قَوْلُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ وَأَمَّا الْجَهْمِيَّةُ فَأَنْكَرَتْ هَذِهِ الرِّوَايَاتِ وَقَالُوا هَذَا تَشْبِيهٌ وَقَدْ ذَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي غَيْرِ مَوْضِعٍ مِنْ كِتَابهِ الْيَدَ وَالسَّمْعَ وَالْبَصَرَ فَتَأَوَّلَتْ الْجَهْمِيَّةُ هَذِهِ الْآيَاتِ فَفَسَّرُوهَا عَلَى غَيْرِ مَا فَسَّرَ أَهْلُ الْعِلْمِ وَقَالُوا إِنَّ اللَّهَ لَمْ يَخْلُقْ آدَمَ بِيَدِهِ وَقَالُوا إِنَّ مَعْنَى الْيَدِ هَاهُنَا الْقُوَّةُ و قَالَ إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ إِنَّمَا يَكُونُ التَّشْبِيهُ إِذَا قَالَ يَدٌ كَيَدٍ أَوْ مِثْلُ يَدٍ أَوْ سَمْعٌ كَسَمْعٍ أَوْ مِثْلُ سَمْعٍ فَإِذَا قَالَ سَمْعٌ كَسَمْعٍ أَوْ مِثْلُ سَمْعٍ فَهَذَا التَّشْبِيهُ وَأَمَّا إِذَا قَالَ كَمَا قَالَ اللَّهُ تَعَالَى يَدٌ وَسَمْعٌ وَبَصَرٌ وَلَا يَقُولُ كَيْفَ وَلَا يَقُولُ مِثْلُ سَمْعٍ وَلَا كَسَمْعٍ فَهَذَا لَا يَكُونُ تَشْبِيهًا وَهُوَ كَمَا قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي كِتَابهِ { لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ }.

Terjemah

Abu Kuraib Muhammad bin al-Ala menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami, Abbad bin Manshur menceritakan kepada kami, al-Qasim bin Muhammad menceritakan kepada kami, ia berkata: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah menerima sedekah dan mengambilnya dengan tangan kanan-Nya, lalu Dia mengembangkannya untuk salah seorang dari kalian sebagaimana salah seorang dari kalian membesarkan anak kudanya, sampai sesuap makanan pun menjadi sebesar Gunung Uhud. Pembenaran hal itu ada dalam Kitab Allah 'azza wa jalla: { Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah-lah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan menerima sedekah-sedekah } dan { Allah memusnahkan riba dan menumbuhkembangkan sedekah }." Abu Isa berkata: Ini hadis hasan sahih. Telah diriwayatkan pula dari Aisyah dari Nabi ﷺ semisal ini. Beberapa ahli ilmu berkata mengenai hadis ini dan riwayat-riwayat sejenisnya tentang sifat-sifat (Allah) serta turunnya Rabb tabaraka wa ta'ala setiap malam ke langit dunia: riwayat-riwayat dalam hal ini telah tetap (sahih) dan wajib diimani, tanpa membayangkan bentuknya dan tanpa bertanya "bagaimana". Demikianlah diriwayatkan dari Malik, Sufyan bin Uyainah, dan Abdullah bin al-Mubarak, bahwa mereka berkata tentang hadis-hadis ini: "Terimalah ia apa adanya tanpa mempertanyakan bagaimana." Demikianlah pendapat para ahli ilmu dari Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Adapun Jahmiyyah, mereka menolak riwayat-riwayat ini dan berkata: "Ini penyerupaan (tasybih)." Padahal Allah 'azza wa jalla telah menyebutkan di beberapa tempat dalam Kitab-Nya tentang tangan, pendengaran, dan penglihatan; namun Jahmiyyah menakwilkan ayat-ayat ini dan menafsirkannya berbeda dari penafsiran para ahli ilmu, serta berkata bahwa Allah tidak menciptakan Adam dengan tangan-Nya, dan bahwa makna "tangan" di sini adalah kekuatan. Ishaq bin Ibrahim berkata: Penyerupaan itu terjadi apabila seseorang berkata "tangan seperti tangan" atau "serupa tangan", atau "pendengaran seperti pendengaran" atau "serupa pendengaran" — itulah tasybih. Tetapi jika ia mengatakan sebagaimana Allah katakan: tangan, pendengaran, dan penglihatan, tanpa bertanya bagaimana dan tanpa mengatakan "serupa pendengaran" atau "seperti pendengaran", maka itu bukan tasybih; dan itu sebagaimana firman Allah dalam Kitab-Nya: { Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat }.