- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Puasaكتاب الصوم عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
- Bab
- Bab 22: Riwayat tentang puasa untuk orang yang telah meninggalباب مَا جَاءَ فِي الصَّوْمِ عَنِ الْمَيِّتِ
Teks Arab
Terjemah
Abu Sa'id al-Asyajj menceritakan kepada kami, Abu Khalid al-Ahmar menceritakan kepada kami dari al-A'masy, dari Salamah bin Kuhail dan Muslim al-Bathin, dari Sa'id bin Jubair, Atha', dan Mujahid, dari Ibnu Abbas, ia berkata: Seorang perempuan datang kepada Nabi ﷺ lalu berkata: "Sesungguhnya saudariku telah meninggal dan ia masih menanggung puasa dua bulan berturut-turut." Beliau bertanya: "Bagaimana pendapatmu jika saudarimu menanggung utang, apakah engkau akan melunasinya?" Ia menjawab: "Ya." Beliau bersabda: "Maka hak Allah lebih berhak (untuk dipenuhi)." Ia berkata: Dalam bab ini ada riwayat dari Buraidah, Ibnu Umar, dan Aisyah. Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Abu Khalid al-Ahmar menceritakan kepada kami dari al-A'masy dengan sanad ini semisalnya. Abu Isa berkata: Hadis Ibnu Abbas adalah hadis hasan sahih. Ia berkata: Aku mendengar Muhammad (al-Bukhari) berkata: Abu Khalid al-Ahmar meriwayatkan hadis ini dengan baik dari al-A'masy. Muhammad berkata: Selain Abu Khalid pun meriwayatkan dari al-A'masy seperti riwayat Abu Khalid. Abu Isa berkata: Abu Mu'awiyah dan beberapa orang lain meriwayatkan hadis ini dari al-A'masy, dari Muslim al-Bathin, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, dari Nabi ﷺ, tanpa menyebutkan Salamah bin Kuhail, Atha', maupun Mujahid. Nama Abu Khalid adalah Sulaiman bin Habban.