- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Puasaكتاب الصوم عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
- Bab
- Bab 37: Riwayat tentang menyambung Sya'ban dengan Ramadhanباب مَا جَاءَ فِي وِصَالِ شَعْبَانَ بِرَمَضَانَ
Teks Arab
Terjemah
Muhammad bin Basysyar menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Manshur, dari Salim bin Abu al-Ja'd, dari Abu Salamah, dari Ummu Salamah, ia berkata: Aku tidak pernah melihat Nabi ﷺ berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali Sya'ban dan Ramadan. Dan dalam bab ini ada riwayat dari Aisyah. Abu Isa berkata: Hadis Ummu Salamah adalah hadis hasan. Hadis ini juga diriwayatkan dari Abu Salamah dari Aisyah, bahwa ia berkata: Aku tidak pernah melihat Nabi ﷺ lebih banyak berpuasa pada suatu bulan daripada bulan Sya'ban; beliau berpuasa pada bulan itu kecuali sedikit (hari) — bahkan beliau berpuasa seluruhnya. Hannad menceritakan kepada kami, Abdah menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Amr, Abu Salamah menceritakan kepada kami dari Aisyah, dari Nabi ﷺ dengan hal itu. Diriwayatkan dari Ibnu al-Mubarak bahwa ia berkata mengenai hadis ini: Dalam bahasa Arab boleh dikatakan "ia berpuasa sebulan penuh" apabila ia berpuasa sebagian besar bulan itu; dan dikatakan "si Fulan bangun (beribadah) sepanjang malamnya", padahal mungkin ia sempat makan malam dan mengurus sebagian urusannya. Sepertinya Ibnu al-Mubarak memandang kedua hadis itu selaras; ia berkata: makna hadis ini adalah bahwa beliau berpuasa sebagian besar bulan itu. Abu Isa berkata: Salim Abu an-Nadhr dan beberapa orang lain meriwayatkan dari Abu Salamah dari Aisyah semisal riwayat Muhammad bin Amr.