- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Puasaكتاب الصوم عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
- Bab
- Bab 56: Riwayat tentang puasa sepanjang masaباب مَا جَاءَ فِي صَوْمِ الدَّهْرِ
Teks Arab
Terjemah
Qutaibah dan Ahmad bin Abdah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami dari Ghailan bin Jarir, dari Abdullah bin Ma'bad, dari Abu Qatadah, ia berkata: Ditanyakan: "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan orang yang berpuasa sepanjang masa?" Beliau bersabda: "Ia tidak berpuasa dan tidak pula berbuka" — atau "ia belum berpuasa dan belum berbuka". Dan dalam bab ini ada riwayat dari Abdullah bin Amr, Abdullah bin asy-Syikhkhir, Imran bin Hushain, dan Abu Musa. Abu Isa berkata: Hadis Abu Qatadah adalah hadis hasan. Sekelompok ahli ilmu memakruhkan puasa sepanjang masa, sementara kelompok lain membolehkannya; mereka berkata: puasa sepanjang masa (yang tercela) itu terjadi apabila ia tidak berbuka pada hari Idul Fitri, Idul Adha, dan hari-hari Tasyrik; maka siapa yang berbuka pada hari-hari itu, ia telah keluar dari batas kemakruhan dan tidak terhitung berpuasa sepanjang masa seluruhnya. Demikian diriwayatkan dari Malik bin Anas, dan itu pendapat asy-Syafi'i. Ahmad dan Ishaq berkata semisal ini; keduanya berkata: Tidak wajib ia berbuka pada hari-hari selain kelima hari yang dilarang oleh Rasulullah ﷺ, yaitu hari Idul Fitri, hari Idul Adha, dan hari-hari Tasyrik.