Jami' at-Tirmidzi · 874

No. 951 versi Ahmad Syakir dkk.

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Hajiكتاب الحج عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
Bab
Bab 105: Riwayat tentang orang yang berihram lalu meninggal dalam ihramnyaباب مَا جَاءَ فِي الْمُحْرِمِ يَمُوتُ فِي إِحْرَامِهِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَرَأَى رَجُلًا قَدْ سَقَطَ مِنْ بَعِيرِهِ فَوُقِصَ فَمَاتَ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْسِلُوهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوهُ فِي ثَوْبَيْهِ وَلَا تُخَمِّرُوا رَأْسَهُ فَإِنَّهُ يُبْعَثُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُهِلُّ أَوْ يُلَبِّي قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَقَ و قَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِذَا مَاتَ الْمُحْرِمُ انْقَطَعَ إِحْرَامُهُ وَيُصْنَعُ بِهِ كَمَا يُصْنَعُ بِغَيْرِ الْمُحْرِمِ.

Terjemah

Ibnu Abu Umar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, ia berkata: Kami bersama Nabi ﷺ dalam suatu perjalanan; lalu beliau melihat seorang lelaki yang terjatuh dari untanya sehingga lehernya terkilir dan ia meninggal dalam keadaan berihram. Maka Rasulullah ﷺ bersabda: "Mandikanlah ia dengan air dan daun bidara, kafanilah ia dengan dua pakaiannya (ihramnya), dan jangan kalian menutupi kepalanya; karena ia akan dibangkitkan pada hari Kiamat dalam keadaan berihlal (bertalbiah)." Abu Isa berkata: Ini hadis hasan sahih. Pengamalannya demikian menurut sebagian ahli ilmu, dan itu pendapat Sufyan ats-Tsauri, asy-Syafi'i, Ahmad, dan Ishaq. Sebagian ahli ilmu berkata: Apabila orang yang berihram meninggal, maka ihramnya terputus dan diperlakukan sebagaimana orang yang tidak berihram.