"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah…" (penggalan QS at-Taubah: 36)
Kalender Hijriah
Penanggalan Hijriah Indonesia beserta penanda hari puasa sunnah dan hari besar — dihitung di perangkat ini, tetap berfungsi saat offline.
🚧 Beta — penetapan resmi tetap pada sidang isbat/otoritas setempat
—
—
tanggal perkiraan — di luar rentang tabel
🍵 puasa sunnah🌕 Ayyamul Bidh🌙 Ramadan✨ hari besar🚫 dilarang puasakotak bergaris hijau = hari ini
🔄 Konverter tanggal
Masehi → Hijriah
—
Hijriah → Masehi
—
⚙️ Penyesuaian tanggal
Bawaan halaman ini mengikuti kalender Hijriah pemerintah RI (kriteria imkanur rukyat MABIMS). Bila kalender yang Anda ikuti berbeda satu hari — misalnya Muhammadiyah/KHGT yang sering lebih awal, atau hasil rukyat setempat yang beristikmal — geser di sini. Pilihan tersimpan di perangkat ini.
Penting: untuk ibadah yang bergantung pada penetapan resmi — awal Ramadan, Idulfitri, Iduladha, dan puasa Arafah — ikutilah hasil sidang isbat Kementerian Agama atau otoritas/ormas yang Anda ikuti. Kalender ini adalah hasil hisab (perhitungan) yang bisa saja berbeda dari keputusan resmi, terutama pada bulan-bulan yang posisi hilalnya berada tepat di ambang kriteria.
📲 Pasang di HP (widget layar utama)
⭐ Cara paling praktis — ikon "Hari Ini" di layar utama
Satu halaman ringkas berisi tanggal Hijriah, amalan hari ini, waktu shalat berikutnya dengan hitung mundur berdetak, dan ayat harian. Pasang sekali sebagai ikon tersendiri — sesudah itu satu ketuk dari layar utama, dan tetap terbuka tanpa internet.
Android: buka halaman itu → ketuk tombol "Pasang ke layar utama" (atau menu ⋮ → Instal aplikasi).
iPhone: buka di Safari → tombol Bagikan ⬆︎ → Tambahkan ke Layar Utama.
Jujur: ini ikon, bukan widget — isinya baru terlihat setelah diketuk. Tanpa aplikasi native, inilah yang paling dekat dengan widget dan paling sedikit langkah pemasangannya.
🗓️ Cara kedua — kalender berlanggananIsinya masuk ke aplikasi Kalender bawaan HP, yang sudah punya widget layar utama sendiri. Pemasangannya beberapa langkah (lihat panduan di bawah), tapi sesudah itu berjalan otomatis selamanya.
Catatan jujur lebih dahulu: sebuah situs web tidak bisa memasang widget layar utama sendiri — di Android maupun iPhone, widget hanya bisa dibuat aplikasi native. Jalan memutar yang dipakai di sini: hamba.id menyediakan kalender berlangganan, Anda langganan sekali, lalu isinya muncul di aplikasi Kalender bawaan HP — dan aplikasi itu sudah punya widget layar utama sendiri. Tanpa aplikasi tambahan, jalan di Android & iPhone.
Kota:
📱 Cara pasang di iPhone / iPad
Ketuk tombol Langganan di atas (tautan webcal://) — iOS akan menawarkan "Berlangganan Kalender", lalu ketuk Berlangganan.
Bila tidak muncul: Pengaturan → Aplikasi → Kalender → Akun → Tambah Akun → Lainnya → Tambah Kalender Berlangganan, lalu tempelkan alamat yang disalin.
Tambahkan widget: tekan lama layar utama → + → Kalender → pilih ukuran.
🤖 Cara pasang di Android
Buka calendar.google.com di peramban (di HP: menu ⋮ → Situs desktop, atau lewat komputer — lebih mudah).
Di panel kiri: Kalender lain → + → Dari URL → tempelkan alamat yang disalin → Tambahkan kalender.
Buka aplikasi Google Kalender di HP → menu → pastikan kalender baru itu dicentang.
Tambahkan widget: tekan lama layar utama → Widget → Kalender.
Batas yang jujur:(1) Kalender tidak bisa menampilkan hitung mundur yang berdetak — yang tampil adalah daftar waktu shalat hari itu; untuk hitung mundur, buka halaman Jadwal Shalat (bisa dipasang ke layar utama sebagai aplikasi).
(2) Google Kalender menyegarkan kalender langganan menurut jadwalnya sendiri — kadang baru beberapa jam sampai sehari kemudian; isi kalender ini sudah disiapkan jauh ke depan sehingga tetap aman.
(3) Aplikasi Google Kalender di HP tidak bisa menambah langganan URL — penambahan harus lewat peramban seperti pada langkah di atas (aturan Google, bukan batasan kami).
(4) Jadwal shalat berlangganan memerlukan pilihan kota (mode "lokasi perangkat" hanya ada di halaman Jadwal Shalat), dan tabelnya mencakup 2026–2035.
(5) Semua acara dibuat "transparan" sehingga tidak membuat Anda tampak sibuk di kalender kerja.
🧩 Cara ketiga — widget sungguhan (perlu aplikasi bantu)Hasilnya widget beneran di layar utama, tampilannya rancangan kita sendiri. Konsekuensinya: harus memasang satu aplikasi bantu dan menyetelnya sekali.
Ketuk Salin skrip di atas, buka Scriptable → + → tempel → ubah baris const KOTA sesuai kota Anda → beri nama hamba.
Layar utama → tekan lama → + → Scriptable → pilih ukuran → tambahkan.
Tekan lama widget → Ubah Widget → Script: hamba.
Catatan jujur (metode & batas):(1) Basis. Tanggal diambil dari tabel awal bulan yang tertanam di halaman ini. Tabel itu disusun dengan menghitung kriteria imkanur rukyat MABIMS yang dipakai pemerintah RI sejak 1443 H — tinggi hilal minimal 3° dan elongasi minimal 6,4° saat matahari terbenam — dan dinyatakan terpenuhi bila tercapai di salah satu titik wilayah Indonesia. Perhitungan memakai efemeris presisi tinggi (pustaka astronomy-engine) atas 37 titik wakil wilayah Indonesia, dari Pulau Rondo sampai Merauke.
(2) Verifikasi. Saat disusun (25 Juli 2026), hasilnya dicocokkan dengan 18 tanggal resmi Kemenag yang bisa diverifikasi pada 1444–1448 H (awal Ramadan, Syawal, Zulhijah, Muharram tiap tahun, plus 1 Rajab 1447 lewat tanggal libur Isra Mikraj): 18 dari 18 cocok. Sebagai pembanding, konversi Hijriah bawaan peramban (kalender Ummul Qura Arab Saudi) meleset satu hari pada 32 dari 73 bulan yang diuji — itulah sebabnya halaman ini tidak memakainya.
(3) Yang masih bisa meleset. Dari 228 bulan dalam tabel, ada 6 bulan yang posisi hilalnya hanya berjarak <0,25° dari ambang kriteria; pada bulan seperti itu perbedaan model atau titik acuan bisa menggeser tanggal satu hari (dua di antaranya sudah terbukti cocok dengan penetapan resmi). Selain itu keputusan resmi ditetapkan lewat sidang isbat, yang mempertimbangkan laporan rukyat — dan pada dasarnya bisa berbeda dari hisab mana pun.
(4) Rentang. Tabel mencakup 1 Muharram 1444 H (30 Juli 2022) – 29 Zulkaidah 1462 H (5 Desember 2040). Tanggal di luar rentang itu memakai kalender Ummul Qura dan ditandai "perkiraan".
(5) Batas hari. Tanggal Hijriah di sini adalah tanggal untuk siang hari tersebut. Karena hari Hijriah dimulai sejak maghrib, malam sesudah maghrib sudah termasuk tanggal Hijriah berikutnya — perhatikan ini untuk amalan malam seperti Nisfu Syakban atau malam-malam ganjil Ramadan.
(6) Privasi. Semua perhitungan berjalan di perangkat Anda; pilihan penyesuaian hanya tersimpan di peramban ini (localStorage).